Sugeng HarLah dEk..

Tidak Jadi Sekolah
Apa yang lebih membahagiakan selain bersama dengan keluarga yang disayangi

[1] Alasan Bis Kota Jakarta Ugal-Ugalan
Dari berbagai macam permasalahan dan opini yangberkembang di masyarakat mengenai kelakuan para sopir metromini, kopaja atopun angkutan umum lain d Jakarta yang ugal-ugalan, inilah salah satu uangkapan hati dari sopir sendiri.
Ternyata sopir kopaja juga manusia, yang harus menghidupi anak istri dirumah. Jadi PAnTAS [Headline-nya] mereka ngebut bahkan ngawur kl nyopir… Btw apa pemakai jalan yang lain juga bukan manusia yg juga ‘mengejar setoran’ demi anak istri dirumah?? yuk…kita berkelakuan lebih sopan di jalanan
Read more
BayPass Proxy Jika Website Kena Blok

Blok Youtube, myspace, multiply, metacafe & rapidshare = Bakar Rumah Demi Usir Sepasang Nyamuk
Sejak kemaren beberapa situs besar di dunia di blok oleh ISP dikarenakan ada anjuran dari pemerintah, terutama dikarenakan film Fitna. Seperti yang diberitakan oleh detikinet.com bahwaXL sudah memblok situs youtube.com, tidak itu saja bahka mereka juga blok situs myspace, multiply, metacafe & rapidshare. Alasan mereka adalah mengikuti permintaan Menteri Komunikasi dan Informasi No.84/M.KOMINFO/04/08 tanggal 2 April 2008.
Terus terang saya tidak habis pikir bagaimana teknologi dan situs FULLLL content sekelas youtube, metacafe bisa di blok cuma karena adanya film fitna. Bahkan ada yang bialng kalo bloger juga kena blok, edian tenan… Apa dengan blok situs-2 besar tersebut bisa menghilangkan peredaran Fitna?. Jika ingin cari Fitna di situs lain bisa dengan bantuan google, cukup ketikkan keyword -fitna download free- akan ada buanyak pilihan.
Sekarang bagaiman jika kita ingin buka konten yang ada d youtube misalnya. Salah cara gampang&sederhana jika situs kena blok dengan menggunakan proxy. Coba buka web dibawah ini :
$ 2.000.000 FOR HEAD OF GEERT WILDERS
Popularitas Utama Bagi Mereka
Akhir-akhir ini kita dihebihkan dengan adanya film dan di defacenya situs dekominfo. Berita baik film adalah hebohnya ttng film Ayat Ayat Cinta (AAC) sampai-sampai hampir semua pejabat tinggi negara termasuk presiden nonton bareng. Sedangkan berita buruknya adalah adanya film tentang fitnah ISLAM “Fitna”, semua pasti sudah pada tau sapa yang buat dan apa isinya. Jika belumpaham silahkan search, pasti berjibun tuh yang bahas ini pelm. Belum lagi Situs Depkominfo dan Partai Golkar yang di deface orang. Masalah deface situs ini, yang buat sanya terperanga adalah selalu adanya situs Roy Suryo
[termasuk blogger negatifkan saya]
Menurut pemikiran dari cendikianwan muslim muda bAp ” Masalah film Fitna dan deface situs, ini semua demi popularitas belaka”. Mmm..deface mungkin juga di lakukan mas Roy Suryo sendiri dalam pemikirian beliau. Sedangkan untuk Fitna, g perlu rame-rame + anarkis. Kl mo gampang&efektif tirulah yang dilakukan Ayatulloh Khomaini. Cukup beritakan&sayembara, bahwa kepala
Geert Wilders seharga $ 1,5 juta !!!. Dah beres, dia pasti tidak akan hidup tenang “
Motif Geert Wilders buat Fitna adalaha popularitas dia akan terangkat..apa lagi kalo bukan itu. Dia juga anggota parlemen Belanda, seorang politikus. Harap maklum aja jika Geert Wilders menggunakan segala cara/ sentimen agama untuk mengangkat nama dia. Sepertinya berhasil, dia sekarang terkenal seantero dunia.
Ternyata opini DenMas-e aku sama dengan oang pinter dari IAIN surabaya
![]()
Kutipan dari jawapos.com
Film Fitna Hanya Propaganda Politik
Umat Islam Diimbau Tidak Merespons Berlebihan
SURABAYA – Film Fitna karya anggota parlemen Belanda Geert Wilders hanyalah propaganda politik. Karena itu, umat Islam diharapkan tidak merespons pembuatan film tersebut secara berlebihan.
Harapan itu kemarin disampaikan dosen Pascasarjana IAIN Sunan Ampel Dr Abdul A’la dan Rosdiansyah, alumnus Institute of Social Studies, Den Haag, Belanda. Keduanya berbicara dalam diskusi Menyikapi Film Fitna secara Arif yang digelar Komunitas Tabayun di Graha Pena Jawa Pos Surabaya.
Rosdiansyah yang tampil pertama mengungkapkan, kehadiran kaum imigran muslim dari beberapa negara, seperti Maroko, Turki, dan Somalia telah menimbulkan ketakutan bagi sebagian masyarakat Belanda. Sebab, selain membawa kultur Islam, mereka cukup maju dalam bidang ekonomi.
“Mereka itu pekerja keras. Etos kerjanya sangat lain dibanding pemuda asli Belanda yang malas gara-gara terlalu banyak mendapatkan fasilitas dari negara,” jelas Rosdiansyah.
Nah, perasaan takut itu, kata Rosdiansyah, dimanfaatkan Wilders dengan baik. Dia mencari simpatik dengan cara memosisikan diri sebagai orang yang melawan Islam. “Bagi anggota parlemen lain, cara Wilders itu semestinya tidak populer. Tapi, Wilders tetap melakukannya.”
“Melihat fakta semacam itu, untuk apa kita marah, demo, dan membakar bendera Belanda segala. Tidak ada manfaatnya. Malah, Wilders akan merasa berhasil,” kata A’la yang tampil setelah Rosdi.
A’la yakin, mereka yang menggelar demo tidak semuanya mengetahui latar belakang pembuatan film itu. Bahkan, bisa dipastikan pula, hanya sedikit dari mereka yang sudah menyaksikan dan tahu betul isinya.
Menurut pria asal Guluk-Guluk, Sumenep itu, bila telah melihat film itu dan menyimaknya dengan seksama, seseorang akan mengetahui bahwa film itu dibuat secara serampangan. Terlihat pula kalau pembuatnya sangat sedikit mengetahui tentang Islam, khususnya Alquran yang dia kutip.
“Jadi, untuk apa menanggapinya. Lebih baik energi yang ada dimanfaatkan untuk membangun peradaban islami yang baik. Tunjukkan kepada dunia bahwa pandangan Wilders itu salah, sangat jauh dari realitas yang sebenarnya,” ujarnya. (ara/zen)






