Terkembangnya ISLAM di amerika

Amerika Negeri Islami?

Masjid Besar New York USSebuah jihat fisabililah yg menajubkan. Seorang muslim berjihat dengan bener & pener, tidak mengandalkan kekuatan otot dan emosi belaka. Semoga perjuangan beliau banyak menginspirasi umat muslim lainnya untuk berdakwah dengan cara yang benar & tepat cara berperangnya.

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia harus bangga memiliki Syamsi Ali, imam asal Bulukumba yang menjadi jurubicara Muslim di Amerika Serikat. Ia adalah penyiar Islam di negara adidaya yang sekarang sedang berperang melawan terorisme, yang celakanya sering dikait-kaitkan dengan Islam.

Syiar Islam dan dakwah Ustadz Syamsi Ali (40), tidak terbatas kepada jemaah warga Indonesia saja, melainkan juga Muslim Amerika. Khususnya di New York dan Washington DC.

Selain sebagai imam pada Islamic Center, masjid terbesar di New York, Syamsi Ali juga dipercaya menjadi Direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan timur New York yang dikelola komunitas Muslim asal Asia Selatan, seperti Bangladesh, Pakistan dan India.

Syamsi berasal dari sebuah desa kecil di Sulawesi Selatan. Kepintarannya berdakwah sudah tampak sejak menjadi santri di pondok pesantren Bulukumba. Ia pergi ke Arab Saudi untuk memperdalam ilmu agama dan ke Pakistan untuk belajar ilmu dunia, sebelum menjadi lokal staf di Perwakilan Tetap RI di New York. Ia mengharumkan citra Islam Indonesia yang moderat dengan pandangan dan aktivitasnya di berbagai forum internasional.

Misalnya saja ia pernah tampil berdakwah di mimbar “A Prayer for America” di Stadion Yankee, kota New York, 23 September 2004. Sekitar 50 ribu orang memadati stadion itu. Tua-muda, lelaki dan perempuan, kulit putih dan kulit hitam, dan pelbagai ras dan bangsa di Amerika “tumplek blek” di situ.

Di panggung, hadir ratu acara bincang-bincang televisi Oprah Winfrey, mantan Presiden Bill Clinton, senator Hillary Clinton, Gubernur Negara Bagian New York George Pataki, Wali Kota New York Rudolph Giuliani, artis Bette Midler dan penyanyi country Lee Greenwood. Di New York, statistik menunjukkan terdapat lebih 800.000 kaum Muslimin.

Di podium, Syamsi membacakan dan mengupas surat Al-Hujurat ayat 13 yang intinya bercerita tentang asal-usul manusia yang dijadikan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Tidak ada bangsa yang paling tinggi derajatnya, karena yang termulia adalah yang paling bertakwa.

Dengan mengurai makna ayat itu, Syamsi ingin menceritakan kepada publik Amerika bahwa Islam adalah agama yang mengakui persaudaraan umat manusia.

“Islam tak membenci umat lain. Justru Islam datang untuk mengangkat derajat semua manusia,” kata Syamsi Ali, berusaha mengurangi kebencian sebagian warga Amerika terhadap Islam pasca serangan teroris 11 September 2001.

Sejak peristiwa itu, semakin banyak orang di Amerika Serikat yang ingin tahu lebih mendalam mengenai Islam. “Inilah tugas kami untuk memberi penjelasan sebenarnya tentang Islam yang rahmatan lil alamin,” katanya.

Amerika negara Islami?

Ustadz Ali juga punya kebiasaan menulis kegiatan dakwahnya di “mailinng list”.

Tanggal 22 Oktober lalu, misalnya, ia berkisah tentang pengalamannya menjadi pembicara bersama Rabbi Marc Shneier dari East New York Synagogue dalam acara “Dialog Muslim-Yahudi: Tantangan dan Peluang Hubungan di Masa Depan”. Acara yang dihadiri lebih dari 400-an mahasiswa dan professor Universitas New York (NYU) itu, menurut Syamsi Ali, berjalan hangat dan seru.

Moderator diskusi, Joel Cohen, mantan jaksa dan penulis buku “Moses and Jesus in Dialogue” bertanya mengenai bagaimana Syamsi Ali menyikapi jika suatu ketika ada Muslim, yang dalam bahasa Cohen “a Mullah”, ingin mendirikan negara Islam di Amerika.

Jawaban Syamsi Ali mengejutkan peserta. Banyak di antara mereka geleng-geleng kepala. Syamsi menegaskan bahwa “syariat phobia” yang masih menggeluti kebanyakan warga Amerika seharusnya dikurangi.

“Amerika, dalam banyak hal lebih pantas untuk dikatakan negara Islam ketimbang banyak negara yang diakui sebagai negara Islam saat ini,” ujar Syamsi Ali.

Amerika, katanya, telah lebih banyak menegakkan syariat Islam ketimbang negara-negara yang mengaku mengusung syariat. Untuk itu, seorang Muslim yang paham tentang konsep masyarakat dalam Islam, tidak akan pernah mempermasalahkan itu lagi. Sebaliknya, non-Muslim juga seharusnya tidak perlu “over worried” mengenai hal tersebut.

Dalam pandangan Syamsi Ali, syariat adalah landasan hidup seorang Muslim. Berislam tanpa bersyariat adalah sesuatu yang mustahil. Hukum-hukum yang mengatur kehidupan seorang Muslim, mulai dari masalah-masalah keimanan, ritual, hingga kepada masalah-masalah mu`amalat (hubungan antar makhluk) masuk dalam kategori syariah. Untuk itu, memutuskan hubungan antara kehidupan seorang Muslim dengan syariat sama dengan memisahkan antara daging dan darahnya.

Amerika yang didirikan di atas asas kebebasan, kesetaraan dan keadilan untuk semua, sesungguhnya didirikan di atas asas nilai-nilai dasar Islam. Islam juga didasarkan kepada nilai-nilai kebebasan (al-hurriyah), keadilan (al `adaalah) dan persamaan (al musawah).

Atas dasar itu, Syamsi Ali dengan keyakinan penuh menegaskan bahwa kehadiran Islam di Amerika adalah ibarat benih subur yang terjatuh di atas lahan yang subur. Dia akan tumbuh dengan baik dan subur karena memang lahan yang ditempatinya sesuai dengan kebutuhan benih tanaman ini.

Kelak, lanjut Syamsi, tanaman ini pasti akan dirasakan karena memang manusia yang mendiaminya telah lama marasakan kehausan untuk itu.

Di mana-mana dan dalam acara apapun, seperti dikemukakan sesepuh warga Indonesia di New York Achyar Hanif, Syamsi Ali selalu mengatakan kehadiran umat Islam di Amerika itu tidak perlu dikhawatirkan, tapi sebaliknya harus disyukuri. Umat Islam akan memberikan sumbangsih yang besar untuk menampakkan ke seluruh penjuru dunia bahwa tanah Amerika memang subur untuk menanamkan nilai-nilai Syaria`h yang universal itu.

“Amerika bukan musuh, tapi Amerika adalah lahan subur untuk Islam. Inilah pesan yang selalu disampaikan Ustadz Syamsi dalam berbegai kesempatan,” kata Achyar Hanif yang tahun ini kembali berangkat haji dari kota New York.

Pada 5 Nopember 2007 lalu, Syamsi Ali juga tampil dalam acara talk show televisi “Face to Face, Faith to Faith”. Acara yang dimoderatori oleh Ketie Couric, pembawa acara televisi AS yang masyhur itu, menampilkan tiga panelis, Rabbi Rubin Stein, Senior Rabbi pada Central Synagogue, Rev. Michael Lindvall, Senior Pastor The Brick Church dan Syamsi Ali.

Lebih 500 tamu yang hadir memenuhi ruangan Gotham building di Broadway yang terkenal rela membayar mahal. Meja utama dijual dengan harga 50.000 dolar AS per meja dengan kapasitas delapan orang.

Ketie Couric sebelum memulai acara dialogu malam itu mengatakan dirinya sudah mempelajari semua agama, seperti Kristen, Yahudi dan Islam. Makin dalam ia mempelajari agama-agama itu, makin dalam pula penyesalan dirinya karena telah salah persepsi terhadap agama, khususnya Islam. Mulai saat itu, Ketie bersumpah untuk lebih menghargai dan menghormati Islam dan kaum Muslimin.

Syamsi sendiri mengaku acara itu sangat membanggakannya. Selain karena pujian terhadap agama Islam begitu besar di saat media kurang bersahabat dan masih luasnya salah paham terhadapnya, juga karena Ia telah menyampaikan agama ini secara lugas dan apa adanya.

Banyak di antara warga AS yang pernah mendengarkan syiar Islam Syamsi Ali berkunjung ke Islamic Center yang dipimpinnya. Sebagian ingin mempelajari lebih dalam lagi masalah Islam, sebagian lagi malah langsung ingin di-Islam-kan. (*)

Oleh Akhmad Kusaeni

Copyright © 2007 ANTARA

Komentar

25 Responses to “Terkembangnya ISLAM di amerika”

  1. Kholid on December 10th, 2007 23:21

    Dalam beberapa hal, umat Islam harus belajar dari kemajuan-kemajuan yang telah dicapai negara-negara di belahan bumi ini, baik itu Malaysia, China dan tak terkecuali Amerika….

  2. rIZZAL MUTTAQIN on January 22nd, 2008 22:03

    i don’t understand with every thing you say because it’s seem from a side but not all of part of pur religion come on let’s see further

    :)
    we..ndak ngerti tho sampeyan..sami lek ngoten

  3. MuHamad teguH on August 20th, 2008 22:30

    Alhamdullilah ternyata banyak juga kaum muslim

    yang ada di negara Amerika…mudah – mudahan

    tambah banyak lagi kaum muslim di sana :D

    saia atas nama umat muslim yang ada di negara tercinta ini ( Indonesia ) sangat berterima kasih sama ulama2 yg ada di amerika yang telah banyak menyebar luaskan agama Islam!!

    mudah – mudahan tambah banyak lagi umat di negara amerika sanaH :D

    byee..

    Amin… Semoga ALLAH memberikan kemudahan bagi Hambanya yang berjihad Sifabillilah :)

  4. mohammed zaki on September 8th, 2008 20:36

    maklumat tuan cukup bermakna. terima kasih

  5. mohammed zaki on September 8th, 2008 20:38

    esei yang tuan paparkan cukup bererti

    Terimakasih atas kunjungan Tuan :) Salam Kenal Datuk

  6. edi siswanto on September 16th, 2008 16:09

    smoga Kalam kalamAllah bisa sampai kedalam hati yang sebagai cahaya terang

    AMIN.. ISLAM di turunkan sebagai aturan hidup semua umat manusia

  7. aya on October 9th, 2008 19:11

    Alhamdulillah…
    mudah-mudahan akan semakin bertambah saudara/i islam di sana..
    amin….

    Amin.. Semoga ISLAM menjadi penerang seluruh umat manusia

  8. salmudin kombih on October 9th, 2008 19:12

    Alhamdulillah…….Mudah-mudahan Allah memberikan Hidayah kepada mereka yang hendah mengenal Islam secara keseluruhan…..amin main ya rabbal alamin….

    Saya mohon jika ada yang mengetahui Email Ustadz Imam Syamsi Ali tersebut, saya mohon untuk dibagi kepada saya…. terima kasih….

    Amin & Terimakasih Kunjungannya

  9. cassanova on October 9th, 2008 19:13

    I NO LIKE THIS COMENT
    BECAUSE I’M CHATOLIC!!!

    Lakum Dinukum Waliyadin.
    Untukmu agamamu UNTUKKU AGAMAKU :)

  10. admin on October 9th, 2008 19:17

    Beberapa komen sayah copyken dari sono ke sini, tanpa mengurangi rasa hormat :)

  11. camalia on October 25th, 2008 21:24

    My religion (Islam)is rahmatan lil ‘alamiin.nothing to worry about it.

    Semoga Allah memberikan iman, kesehatan dan rejeko bagi anda+keluarga serta keluarga saya

  12. boma on November 8th, 2008 05:00

    ALLAHUAKBAR..
    saya ga nyangka tentang kondisii umat isla di amerika dan pandangn orang amerika terhadap islam
    apa saya biasa menghubungi ustad Syamsi Ali
    jujur saja selamaini saya berfikiran buruk tentang masyarakat amerika yang memandang islam. saya berfikir kekacawan di indonesia kipicu amerika. tp dengn esai anda pola pikir sayaaga sedikit berputar

    ISLAM adalah agama dari Yang Maha Kuasa untuk seluruh umat manusia. Tidak akan ada manusia yang mampu membendung perkembangan ISLAM. ISLAM juga rahmatan lil ‘alamiin so ndak usah takut dengan ISLAM :)

  13. Media As. on January 14th, 2009 08:12

    M. Syamsi Ali dapat dihubungi melalui telepon/email: +1 (917) 518-4083/MSali95949@aol.com

    Terimakasih infonya Pak :) . Semoga perjuangan Syuhada di segala penjuru dunia selalu dalam lindungan-NYA.. Amin..

  14. mukhtar galib on January 16th, 2009 19:11

    Subehanallah……Islam adalah agama Universal……dimanapun bisa diterima…………….dan semoga Islam di Amerika smakin berkembang

    Amin, Semoga Kita Selalu Dalam LINDUNGAN-NYA…Amin..

  15. NALAR on January 18th, 2009 08:37

    hebat. tapi bagaiman dengan kebencian-kebencian penguasa amerika itu terhadap islam? ayo…

  16. Syafruddin on February 16th, 2009 16:38

    Kebenaran akan selalu menang

    Amin… :)

  17. AMIN THOHA on March 17th, 2009 19:27

    Dibutuhkan banyak Syamsir Ali di belahan dunia barat yang lain. Semoga di waktu mendatang akan banyak Samsir Ali lahir dan berda’wah dengan bener dan pener. Insya allah

  18. yo on August 7th, 2009 11:10

    this statement can not be make us as
    chritian feel that muslim a good religion.
    because it teach people for jihad ( KILL THE PEOPLE WHO NOT A MUSLIM )IT IS SATAN’S JOB IN The world.
    if we see like terror 11 september in usa,
    we can say muslim teach to kill
    and they hate to see the CHRISTIAN .

    kaum islam tak usa berbangga melihat populasi islam yang bertambah, karena akan semakin banyak yang akan di binasakan,.
    dalam alquran disaksikan akan kedatangan ISA ALMASIH (JESUS CHRIST) Untuk kedua kali untuk
    menjai KING OF THE KING.
    DAN menghakimisemua umat manusia (baik KRISTEN , BUDDHA . HINDU. ANIMISME ,ATEIS , BAHKAN ISLAM SEKALIPUN TIDAK LUPUT DARI PENGHAKIMAN DARI ISA;

    ALQURAN MENYAKSIKANNYA.
    KALAU TIDAK PERCAYA TANYA SAMA USTAD- USTAD ITU,
    DAN BACA ALQURAN!!!

    DAN PERLU DIKETAHUI BAMGSA PILIHAN ALLAH AKAN MENANG DI AKHIRNYA.

    Trims atas komennya..
    Dalam ISLAM juga mengakui akan datangnya Nabi. ISA..dan menjelaskan siapa dia
    Pahami perbedaan & cobalah mempelajari yg lain tanpa didasari oleh kebencian

  19. imam on September 5th, 2009 11:36

    Nabi Isa akan datang kedua kali dan akan menjelaskan siapa beliau sebenarnya, apakah Beliau sebagai utusan Alloh….atau sebagai anak Tuhan, coba lebih difahami dlm Al-qur”an

    Sangat jelas bahwa ISA A.S adalah Nabi & Rosul ALLAH, ndah lebih

  20. ruslan al-mandariy on September 9th, 2009 10:30

    semoga Allah memberikan hidayah kepada warga amerika agar mereka selamat di dunia dan akhirat

  21. ruslan al-mandariy on September 9th, 2009 10:31

    smoga islam tetap jaya di amerika

    Amin.. tidak hanya di Amerika, insyaALLAH di seluruh alam raya

  22. rusman on September 13th, 2009 23:40

    Jgn Lah kamu sLalu brprasangka buruk pd agama isLam,krn prasangka tsb mengakibatkan kebencian dan ke syirikan…sesungguhNya agama Ku (ISLAM) tdk mengajarkan Hal Tsb..!!

    SETUJU !!!

  23. syamsu8ddin on September 19th, 2009 03:08

    Semoga agama islam menjadi Rahmatan Lil’alamin.
    amin..

  24. SANGGA BUWANA on November 18th, 2009 20:59

    AGAMA ISLAM ADALAH RAHMATAN LIL ALAMIN
    OKI TUNJUKKAN DALAM SEGALA ASPEK.
    ORANG AMERIKA MENGGUNAKAN RATIO LEBIH, SEHINGGA MUDAH MENERIMA ISLAM
    JIHAD TERUS USTADZ UNTUK KEDAMAIAN UMAT DI DUNIA

  25. pusran (kendari sultra0 on February 19th, 2010 20:52

    Alhamdulillah. mudah2an muslim d amerika berkembang dengan pesat. sebagai putra asli sulawesi, saya sangat bangga dengan jihad Imam Ali d Amerika. Islam is the right religion to follow. Allahu Akbar 3x. wass

Leave a Reply