Selamat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi haji mabrur
Sugeng Tindak Pak-Buk.. Mugi-mugi ing tanah suci bapak-ibu tansah sehat & saget numindakaken sedoyo Rukun, Wajib & Sunah Haji kanti lancar.
Kloter 28 embarkasi Surabaya dengan jamaah asal Kab. Ponorogo di berangkatkan dari Alun-alun Ponorogo pada tanggal 25 Nov 2007 jam 05.05 WIB. Jamaah kloter 28 Surabaya di diterbangkan esok harinya tanggal 26 Nov 07 sekitar jam 06.30 WIB. Sekitar jam 20.30 WIB bapak dah nelpon kasih kabar dah di Penginapan..Alhamdullah telah sampai di Tanah Suci dengan lancar & Selamat..
MALINGsia klaim REOG
Barusan lihat berita tentang ulah tetangga yang usil lagi. Mereka mengaku kalo mempunyai sebuah kesenian tari barongan yang sangat mirip bahkan bisa dikatakan sama dengan kesenian REOG PONOROGO. walah….lumyan kaget juga dengen beritanya. Sebagai seorang yang di lahirkan dan di besarkan di Ponorogo yang diakui dunia sebagai asalnya Reog, merasa semakin kebangaten tuh kelakuannya. Semakin menjadi masalah karena berita ini di publish oleh situs resmi pemerintahan malingsia (http://www.heritage.gov.my). Silahkan cek sendiri di website resmi dari Pemkab Ponorogo kesenian REOG.
Cerita mengenai reog yang ada di masyarakat Ponorogo :
Menurut cerita kelahiran kesenian Reog dimulai pada tahun saka 900. Dilatarbelakangi kisah tentang perjalanan Prabu Kelana Sewandana, Raja Kerajaan Bantarangin yang sedang melamar calon permaisuri. Bersama prajurit berkuda, dan patihnya yang setia, Bujangganong. Akhirnya gadis pujaan hatinya telah ditemukan, Dewi Sanggalangit, putri Kediri. Namun sang putri menetapkan syarat agar sang prabu menciptakan sebuah kesenian baru terlebih dahulu sebelum dia menerima cinta sang Raja. Maka dari situlah terciptalah kesenian Reog.
Terkembangnya ISLAM di amerika
Amerika Negeri Islami?
Sebuah jihat fisabililah yg menajubkan. Seorang muslim berjihat dengan bener & pener, tidak mengandalkan kekuatan otot dan emosi belaka. Semoga perjuangan beliau banyak menginspirasi umat muslim lainnya untuk berdakwah dengan cara yang benar & tepat cara berperangnya.
Jakarta (ANTARA News) – Indonesia harus bangga memiliki Syamsi Ali, imam asal Bulukumba yang menjadi jurubicara Muslim di Amerika Serikat. Ia adalah penyiar Islam di negara adidaya yang sekarang sedang berperang melawan terorisme, yang celakanya sering dikait-kaitkan dengan Islam.
Syiar Islam dan dakwah Ustadz Syamsi Ali (40), tidak terbatas kepada jemaah warga Indonesia saja, melainkan juga Muslim Amerika. Khususnya di New York dan Washington DC.
Selain sebagai imam pada Islamic Center, masjid terbesar di New York, Syamsi Ali juga dipercaya menjadi Direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan dan masjid di kawasan timur New York yang dikelola komunitas Muslim asal Asia Selatan, seperti Bangladesh, Pakistan dan India.
Aplikasi Wideband CDMA pada Jaringan GSM
Abstraksi
Teknologi akses UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) yang digunakan saat ini masih dalam perencanaan. Salah satu teknologi akses yang diproposalkan adalah sistem Wideband CDMA (W-CDMA) yang saat ini masih dalam pengetesan yang dilakukan oleh CODIT (Code Division Testbed) yang beranggotakan manufaktur–manufaktur di bidang telekomunikasi yang dipimpin oleh Ericsson. Salah satu sistem mobile yang paling banyak digunakan saat ini adalah GSM (Global System For Mobile Communication) yang berbasis TDMA dan langkah awal penerapan sistem UMTS pada jaringan eksis GSM adalah dengan digunakannya teknik dual mode pada struktur Abis interface BSS (Base Stasion Subsystem) dari jaringan GSM.
Evolusi GSM ke UMTS
UMTS(Universal Mobile Telecommunication Access) adalah sistem mobile communication generasi ketiga yang diharapkan sistem ini telah mampu melayani servis – servis sampai 2 Mbps dan pada frekuensi sekitar 2 GHz. Sistem UMTS yang diproposalkan dibangun dari infrastruktur sistem – sistem mobile yang ada saat ini seperti GSM, AMPS, PDC, PCS dan lain – lain yang berevolusi menuju sistem UMTS. Sistem akses yang diskenariokan pada sistem UMTS adalah W-CDMA karena mempunyai banyak kelebihan yaitu :
Sholat Juma’at di Gereja Paroki @ Itali

Sebuah fenomena agak luar biasa, dimana ada segelintir umat yang memberikan kesempatan dan menghormati umat muslim untuk beribadah di tengah maraknya sentimen negatif Islam, khusunya di Eropa. Indahya Dunia jika semua saling menghormati antar sesama umat manusia.
Sebuah gereja Paroki Our Lady of Assumption di Ponzano, setiap hari hari Jumat dipenuhi para jamaah, tapi bukan jamaah Kristiani yang menghadiri misa, tapi jamaah Muslim yang akan menunaikan salat Jumat.
Gereja itu memang berubah menjadi “masjid” setiap hari Jumat, karena digunakan warga Muslim di kota Ponzano-kota yang terletak dekat Venice, Italia-untuk salah Jumat berjamaah. Di Ponzano terdapat sekitar 11. 500 orang dari 232 keluarga imigran yang kebanyakan berasal dari Afrika Utara dan Eropa Timur.
Pastur Keparokian, Don Aldo, 69, sudah sejak dua tahun lalu memeberikan sebagian ruang gerejanya untuk digunakan sebagai tempat salat Jumat bagi warga imigran muslim. Setiap hari Jumat, tempat itu dipenuhi sekitar 200 warga Muslim. Tapi di bulan Ramadhan, jumlah warga Muslim yang datang ke tempat itu untuk beribadah bisa mencapai 1.000 – 1.200 orang.





